Ada beberapa alasan yang kuat mengapa kita harus mematikan ponsel atau menggunakan “flight mode” ketika naik pesawat, dan mengapa kita sebaiknya membatasi penggunaan telepon oleh anak-anak.


Mengapa tidak bisa menggunakan telepon di dalam pesawat ?





Ini separuhnya disebabkan oleh industri penerbangan yang tidak mau mengambil resiko. “Kecil kemungkinan” tidak berarti “tidak akan terjadi sama sekali”, begitu pandangan mereka. Lalu, membiarkan mereka yang berada dalam pesawat melakukan kontak ke berbagai stasiun pemancar di darat bisa menyebabkan masalah pada jaringan telepon di daratan. Oleh karena itu, beberapa maskapai penerbangan seperti Emirates dan Swiss mengatasi masalah ini dengan memasang stasiun pemancar sendiri di dalam pesawat mereka sehingga penumpang bisa bertelepon ria di dalam pesawat.


Pindahkan ke “flight mode”, bila tidak pesawat akan jatuh?


Kita selalu diminta untuk membuat ponsel ke “flight mode” atau matikan sama sekali ketika akan terbang atau mendarat. Namun, seberapa besar risikonya terhadap instrumen dalam pesawat bila kita tetap aktif menggunakan? Menurut badan industri ponsel – yaitu Australian Mobile Telecommunications Association (AMTA) — risikonya sebenarnya kecil. Direktur eksekutif AMTA Chris Althaus menunjukkan anjuran yang sudah dikeluarkan badan tersebut. “Tidak ada bukti nyata bahwa ponsel bisa mempengaruhi sistem di dalam pesawat dari tempat duduk penumpang. Meskipun insiden berulang kali dilaporkan oleh awak pesawat, tetapi laporan yang ada tidak mengukuhkan bahwa masalah itu ada hubungannya dengan ponsel,” katanya. Penelitian yang dilakukan oleh Boeing (2000) dan Otoritas Penerbangan Federal AS (2012) tjuga idak bisa mengukuhkan hubungan antara penggunaan ponsel dengan insiden pesawat yang dilaporkan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama